Sabtu, 11 Juni 2011

KONSEP EPISTEMOLOGI DALAM ISLAM


Jika kita membahas hakikat ilmu, tentu tidak terlepas dari persoalan epistemologi. Epistemologi adalah cabang filsafat yang membicarakan hakikat ilmu. Dalam epistemologi, terdapat pertanyaan-pertanyaan yang terkandung di dalamnya untuk kemudian dicari jawabannya. Diantara pertanyaan-pertanyaan tersebut antara lain;
1.    Apakah ilmu itu?
2.    Apakah sumber ilmu?

1.    Apakah ilmu itu?
Secara etimologi kata ilmu berasal dari bahasa Arab (علم) yang berarti ilmu, tanda, symbol. Sedangkan secara terminologi, ilmu adalah yang dengannya manusia mengetahui. Ilmu sejatinya tidak dapat didefinisikan maupun dideskripsikan. Sebab, tidak ada yang lebih jelas daripada ilmu yang dengannya persoalan menjadi jelas. Namun, terdapat berbagai para tokoh yang mencoba memahami kata ini baik melalui definisi maupun deskripsi. Menurut al-Ghazzali, ilmu adalah datangnya realitas (wusul al-haqiqah ila al-qalb) kepada hati. Mulla Sadra menjelaskan ilmu adalah intuisi yang benar (al-hadas al-shahih). Sedangkan al-Attas menjelaskan bahwa ilmu adalah datangnya makna kepada jiwa, dan datanya jiwa kepada makna (the arrival of the meaning in the soul, and soul’s arrival at meaning).

2.    Sumber ilmu?
Mengenai sumber ilmu, terdapat beberapa poin yang perlu dijelaskan untuk menyatakan darimana ilmu itu berasal.
Pertama, bersumber dari Qur’an, sebagai kitab suci umat Islam. Dimana Qur’an merupakan wahyu yang diturunkan oleh Allah SWT melalui perantara malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad saw, dan membacanya merupakan ibadah. Kedua, bersumber dari Hadits, sebagai perkataan nabi Muhammad saw. Ketiga, Khabar shadiq (kabar yang benar), terdapat dua khabar, dimana datang secara berurutan dan terus-menerus (mutawatir), yang ditetapkan oleh mereka yang terpercaya, dan pesan yang dibawa oleh para rasul. Keempat, indera, baik indera luar maupun indera dalam. Indera luar terdiri dari mata, hidung, telinga, lidah dan kulit. Kemudian indera dalam, yang terdiri dari fantasi, imaginasi, memori.Kelima, akal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar